TENTANG PUSTAKADONGENG

Dari ide sampai
panggung dongeng.

PustakaDongeng adalah alat bantu storytelling untuk pustakawan dan orang tua. Produksinya memanfaatkan AI agar lebih cepat dan hemat biaya. Cerita-ceritanya bisa dibawakan langsung dalam kegiatan mendongeng di perpustakaan dan kelas, atau dibacakan di rumah.

Ilustrasi kegiatan bercerita dan belajar bersama
SATU CERITA, BEBERAPA BENTUK

Dibawakan di layar, dibaca di halaman

Setiap cerita disiapkan dalam beberapa bentuk yang saling melengkapi, sehingga mudah dipakai dalam berbagai kegiatan.

Buku cetak

Cerita juga diterbitkan sebagai buku cetak untuk dibaca bersama dan melengkapi koleksi perpustakaan.

Web

Rak cerita untuk membawakan dongeng di layar, dan Ruang Kontributor untuk mengirim gagasan.

Ilustrasi

Gaya 2D dan sinematik realistis. Ilustrasi disiapkan dengan bantuan AI, dan setiap cerita mencantumkan kreditnya. Kami sangat mendukung karya ilustrator manusia dan terbuka untuk menampilkannya.

Suara

Narasi dan efek suara yang menghidupkan suasana, disiapkan bertahap untuk setiap cerita.

Dari mana ceritanya

Ide bisa datang dari siapa saja

Masyarakat umum, pemustaka, maupun pustakawan sendiri. Kontributor cukup mengirim garis besar cerita lewat Ruang Kontributor, tanpa perlu pandai menulis panjang atau menggambar. Pengelola menelaah sumbernya, lalu mengembangkannya menjadi cerita bergambar.

Untuk apa dipakai

Dipraktikkan langsung saat mendongeng

Hasilnya dibawakan pustakawan di depan anak-anak, atau dibacakan orang tua di rumah, dengan dua cara membaca yang dirancang untuk pendongeng:

  • Visual RingkasSedikit kata, banyak mengamati.
  • Mode PendongengPegangan narasi lengkap saat bercerita.
ALUR LENGKAP

Dari gagasan ke panggung dongeng

  1. Ide

    Gagasan cerita dari masyarakat atau pustakawan.

  2. Telaah

    Pengelola memeriksa garis besar dan sumber.

  3. Produksi

    Penulisan, ilustrasi, dan suara; AI membantu agar lebih cepat dan hemat.

  4. Keluaran

    Buku cetak, web, ilustrasi, dan suara.

  5. Mendongeng

    Pustakawan atau orang tua membawakannya langsung.

Perpustakaan sebagai ruang bercerita bersama

Siapa pun bisa menyumbang ide. Pustakawan mengolah dan membawakannya di depan anak-anak, sementara teknologi membantu agar setiap cerita lebih cepat sampai ke pembacanya.

Koleksi saat ini

Rentang usia di setiap cerita merupakan saran untuk kegiatan bersama pendamping.

Cerita
9
Legenda
3
Fabel
6
Kontributor
4
Foto M. Riski Destrianto
PENGEMBANG · PUSTAKAWAN AKADEMIK

M. Riski Destrianto

Pustakawan Akademik di Perpustakaan Politeknik Negeri Semarang. Mengembangkan sistem PustakaDongeng serta menyusun cerita bersama para kontributor.

ASAL-USUL SEMARANG · 16 ADEGAN

Pilih suasana ceritamu.

Pilih tampilan dan cara membaca. Audio tetap pilihan terpisah.

Kontributor cerita: Fadila Cantika Dube Aprilisa · Ilustrasi: AI Sol 6.1

Gaya dapat diganti kapan saja selama cerita.

PustakaDongeng
PILIH TITIK PERJALANANMU

Lembar cerita.

JEJAK KOLEKSI & ADAPTASI

Cerita punya sumber.

Adaptasi percontohan untuk pembelajaran. Narasi penghubung dan percakapan reflektif merupakan pengembangan kreatif. Cerita asal nama memiliki beberapa versi; ilustrasi AI bukan dokumentasi sejarah. Belum ditelaah oleh kurator perpustakaan.

Sejarah Kota Semarang PPID Pemerintah Kota Semarang

Rujukan ringkas tentang Made Pandan dan penamaan asem arang. Diakses 15 Oktober 2026.

Semarang sebagai Simpul Ekonomi Bank Indonesia · Seri Sejarah & Heritage Semarang

Pembanding mengenai toponimi asem–arang dan keberagaman versi cerita. Diakses 15 Oktober 2026.

Sejarah dan cagar budaya Kota Semarang SiKENANG Pemerintah Kota Semarang

Pembanding latar akhir abad ke-15 dalam kisah Made Pandan. Latar visual memakai rentang abad 15–16, dengan memperhatikan perbedaan versi. Diakses 15 Oktober 2026.

Transparansi AI. Ilustrasi dan draf narasi dibuat dengan bantuan AI. Cerita orisinal dan adaptasi diberi catatan asal yang berbeda; narasi bukan salinan isi buku. Ilustrasi menggambarkan suasana secara imajinatif. Penelaahan manusia dan pemeriksaan izin tetap diperlukan sebelum publikasi terkurasi.